Kerja Keras Pulihkan Lahan Kurus | Tips Membuat Pupuk Organik Cair
Posted by Syam on October 31, 2009

Memperbaiki kesuburan tanah yang sudah terlanjur kurus akibat diperkosa “cara-cara modern” ternyata cukup melelahkan. Pada prakteknya, di kebun kecil kami, sempat mencoba memadukan pupuk organik dan an-organik. Cara ini oleh banyak kalangan sering disebut dengan semi-organik.
Secara pribadi sebenarnya saya tak melihat banyak keuntungan dari metode pencampuran ini. Sebab pada pertanian organis, yang diandalkan adalah paduan antara bahan-bahan organik dan mikroorganisme pengurai. Ketika dipadukan dengan bahan-bahan an-organik, terutama bahan-bahan pestisida yang bersifat racun (herbisida, insektisida, fungisida), tentulah dapat mematikan mikro-organisme pengurai.
Setelah melihat bahwa ketambahan bahan-bahan an-organik tak menampakkan pengaruh nyata pada tanaman, maka kami memutuskan 100 % menggunakan bahan-bahan organik untuk semua tanaman di semua lahan kami. Ada hasilnya. Tapi tidak bisa cepat. Sebab tanah telanjur rusak. Ini memerlukan kerja keras.
Beberapa waktu lalu, saya mendapat saran dari seorang teman di grup facebook [Go Organik 2015], Mas Eko Wiyono. Saran ini sebenarnya tak banyak beda dengan yang coba kami terapkan di kebun. Perbedaan mendasar ada pada penggunaan ZPT organik dalam campuran pupuk organik cair.
Sengaja saya salin saran tersebut di sini [disunting seperlunya]. Barangkali ada kawan petani yang membutuhkan informasi ini.
————————————————-
Menurut Mas Eko Wiyono:
Untuk lahan yg strukturnya terlanjur rusak berat, harus diberikan perlakuan yang agak berbeda. Selain pemberian pupuk dasar kompos, juga hrs diberikan pupuk organik tambahan berbentuk cair, karena lebih mudah terserap oleh tanah dan tanaman.
Pemilihan pupuk organik cair pun juga harus selektif, harus memperhatikan fungsi fertilizer & stabilizer.
Akan lebih baik jika anda mencoba membuat sendiri, karena selain untuk meminimalisasi biaya produksi, juga bisa diketahui sendiri kedua fungsi tersebut ada dalam 1 paket pupuk yang akan dipakai.
Maksudnya, dalam 1 paket pupuk cair hrs mengandung MOL aktif, hara/mineral organik, sekaligus zat perangsang tumbuh (ZPT) organik.
MOL, sampai saat ini pemakaian MOL tetap lebih bagus dari pengembangbiakan EM4.
Hara/mineral : bisa diperoleh dari fermentasi urine hewan ternak, kacang2an, ganggang laut, rumput laut, kulit kerang, batang pisang ( hatinya ), azolla pinata, dll.
Zpt : diperoleh zpt organik yang dijual di pasaran.
Yang tidak kalah pentingnya proses itu sendiri :
Proses harus sempurna, ditandai dengan aroma pupuk yang wangi. Juga keberhasilan ikatan kimia sangat menentukan pupuk tersebut bisa terserap oleh tanaman atau tidak.
Kita bisa menggunakan buah maja/nanas untuk membantu proses ikatan kimia organik, karena kedua bahan tersebut mempunyai kandungan N aktif yang bisa terikat oleh unsur apa pun yg terkandung dlm pupuk.
Proses pembuatan ( untuk pupuk cair 100 lt)
Bahan:
Molase / gula merah /gula pasir 5 kg, untuk menyediakan makanan bagi proses pengembangbiakan MOL.
ZPT : 5 lt.
EM4 : 1lt.
Nanas ( 15 bh ) / buah maja ( 20 bh ),
Air kelapa : kira-kira 80 lt
Bahan-bahan yg berbentuk padat digiling, semua bahan dicampur & diaduk sampai merata, kemudian ditutup rapat selama 2 minggu.
Jangan menggunakan wadah berbahan logam/besi, lebih baik gunakan tong plastik.
Aplikasi :
Untuk penyemprotan di lahan berikan dosis 1cc / 1 lt air.
Setelah lahan diolah lakukan penyemprotan ke lahan secara merata 2- 5 hr sebelum ditanami. 2 hari setelah tanam lakukan penyemprotan ulang secara merata ke tanaman & media tanam. Setelah itu lakukan penyemprotan secara periodik seminggu sekali.
Dengan pemberian nutrisi organik kita tidak mengorbankan hasil panen untuk memperbaiki kerusakan struktur tanah. Karena kedua proses berjalan secara bersamaan.
Ini kami terapkan sejak tahun 2003, pada awal terapan tetap terjadi penurunan hasil produsi, tapi berdasarkan pengalaman kami belum pernah terjadi penurunan diatas 10 %.
Pada penanaman ke 3 mulai terjadi peningkatan secara signifikan terus-menerus, dan pada titik kulminasi kemampuan lahan, hasil produksi akan terus bertahan tanpa mengalami penurunan kuantitas maupun kualitas hasil panen.
Selamat berjuang.
————————————————-
Semoga artikel ringan ini bermanfaat bagi peminat dan pelaku pertanian organis.***
Comments
3 Responses to “Kerja Keras Pulihkan Lahan Kurus | Tips Membuat Pupuk Organik Cair”Leave a comment, and if you'd like your own picture to show up next to your comments, go get a gravatar!










ah, blogwalking sebentar, menyempatkan diri menyapa teman-temans semua. bagaimanakah kesehatan anda semua? mudah-mudahan sehat selalu ya.Salam.yanti
Salam kenal,
Terimakasih atas Infonya yg sangat bermanfaat, terutama cara pembuatan pupuk organiknya. Saya juga berminat dalam bidang pertanian sehingga akan saya praktekkan sendiri.
Agus Fanani
@Yanti tukang kerupuk: Silakan jalan-jalan
@Agus Fanani: Semoga berhasil. Nanti jangan lupa bagi-bagikan pengalamanmu, ya