subscribe to the RSS Feed

Wednesday, March 10, 2010

Siapa Bilang Pertamina Jago Kandang?

Posted by Syam on November 13, 2009

Gambar asli; Wake up everybody! Diambil dari LoL.com - its all about funny images

Gambar asli; Wake up everybody! Diambil dari LoL.com - its all about funny images

Siapa Bilang Pertamina Jago Kandang?

Yang bilang, pastilah “asal saja”! Dalam bahasa Palembang, “basing bae”! Sebuah blog bernama achingae (saya kira namanya merupakan plesetan dari “basing bae”) menulis artikel dengan judul provokatif; Pertamina Jago Kandang!

Oalah… ternyata judul dan isi bertolak-belakang! Strategi menarik sebagai pemancing minat pembaca. Pada kalimat awal tertulis, “Pertamina jago kandang, hmm.. siapa bilang?

Blog achingae, ternyata memuat beberapa infomasi penting tentang beberapa capaian keberhasilan Pertamina, di antaranya:

  • Satu dekade terakhir Pertamina mulai mengincar sumber-sumber migas di luar negeri,
  • Kini Pertamina telah mengelola sejumlah ladang migas di Irak, Malaysia, Sudan, Australia, dan lainnya,
  • Produk pelumas produksi Pertamina mulai bersaing di manca-negara,
  • dll.

Ha ha, blogger boleh nulis basing. Tapi, Pertamina jangan dikelola basing! Kan, katanya mau jadi National Oil Company (NOC) kelas dunia. Ai lap you poul, Pertamina! # # #

Catatan Tambahan:

#1. Saya temukan link ke artikel ini dalam daftar artikel peserta Pertamina Blog Contest. Sebuah kontes blog untuk mempopulerkan slogan “Kerja Keras Adalah Energi Kita” milik Pertamina.

#2. Ada peserta PBC yang berminat artikel/blognya direview? Silakan tinggalkan pesan di komentar. Kita bisa bicarakan untuk saling me-review, he he

“Kita Untung Bangsa Untung” Lebih Nendang!

Posted by Syam on November 3, 2009


[foto: SPBU Pertamina Palabuhan Ratu - Jawa Barat oleh Syam]

“Kita Untung Bangsa Untung” Lebih Nendang!

Dipikir-pikir salah satu semboyan lama Pertamina “Kita Untung Bangsa Untung” –yang dulu kerap muncul dalam iklan Pertamina di TV, kok lebih nendang!

Meski nendang, banyak juga yang tak puas. Slogan yang bernada nasionalis ini tetap saja berujung pada pertanyaan “Kita Untung? Bangsa Untung? Rakyat Buntung!” Karena tiba-tiba harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia melesat tinggi.

Puncak kenaikan harga paling monumental kalau tak salah terjadi tahun 2008. Ada banyak alasan yang digiring menjadi opini publik. Mulai dari “pemanasan global” hingga “menyamakan dengan harga minyak di pasaran dunia”.

Maka harga BBM di negeri penghasil minyak bumi ini disamakan dengan harga di negeri-negeri lain yang di perut bumi (bagian) mereka tak dilimpahi berkah sumber energi fosil ini.

Padahal, harga cabe di kebun Pak Afud, jauh lebih murah ketimbang harga di pasar induk Kramat Jati Jakarta!

Tak lama setelah harga BBM meroket, bermunculan SPBU Asing. Rupanya mereka telah cukup lama menunggu momen “harga bagus”.

Meski pintu untuk para pedagang BBM asing sudah dibuka sejak terbitnya UU Migas No. 22/2001, yang memuat ketentuan bahwa “Pertamina bukan lagi satu-satunya pemain di bisnis hilir migas.”

Maka lapak-lapak SPBU Shell (Belanda) dan Petronas (Malaysia) bisa ditemukan di Indonesia. Juga sudah terlihat Pom Bensin Gulf (entah sudah operasi atau belum).

Dan menurut Kontan Online tahun 2005 sebagaimana saya temukan di sebuah milis, Kepala Badan Pelaksana Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) Tubagus Haryono, menyebutkan:

“Sekurangnya terdapat 141 perusahaan asing siap meramaikan bisnis hilir migas. Dari jumlah itu, sekitar lima perusahaan migas raksasa telah siap membangun SPBU, yakni Petronas, Shell, BP, ExxonMobil, dan Caltex/Chevron Texaco.

Nah, lho…?!

Ayo Kerja Keras adalah dengan Energi Kita untuk membuat “Kita Tak Buntung Bangsa Tak Tungtung Rakyat Tak Mentung”! [syam@r-dusunlaman]

Dusunlaman on Facebook

Posted by Syam on August 24, 2009

mukabuku-facebook.gif

Blogger ditikam facebook! Begitulah yang cukup hangat dibicarakan di kalangan pengrajin blog. Jejaring sosial atau cyber social networking macam facebook, friendster, tweeter, memang lebih massif diakses saat ini. Tentu masih banyak blogger yang berhasil mempertahankan pembacanya.

Jujur saja, dusunlaman.net mengalami

WAIT! There is more to read… read on »

Dari Resep Pempek ke Reuni Maya

Posted by Syam on August 19, 2009

Dari Resep Pempek ke Reuni Maya

Memoar Syam Asinar Radjam

Hidup jauh dari dusunlaman, kadang membuat saya mengilar bila teringat dengan makanan khasnya.

Saya pernah sangat ingin makan pempek, membuatnya gampang. Pempek asal-asalan dari tepung terigu alias gendum digoreng pun bisa enak.

Asalkan,

WAIT! There is more to read… read on »

Salam dari Permuleh!

Posted by Syam on January 19, 2009

Salam ndai Permuleh!
Catatan Kecil Syam Asinar Radjam

Kita menyebutnya Belanda, meski negeri rakyat di negeri meneer itu menamainya Holland dan orang Inggris menyebutnya Netherlands. Kita Lidah kita juga membunyikan Inggris untuk England, Perancis untuk French.

Apa hubungan nama Belanda, Inggris, atau Perancis dengan nama dusunlaman kita, Prabumulih? Sebenarnya WAIT! There is more to read… read on »

[ulasblog] Melihat Aceh dari Aceh

Posted by Syam on January 12, 2009

dusunlamanblogreview.jpg Nama blog ini sesuai dengan nama pemiliknya; Dewa Gumay. Ia seorang penggiat lingkungan kelahiran Palembang, Sumatera selatan. Blog ini dibangun Dewa ketika ia bertugas sebagai juru siar di Walhi Aceh, sekarang di lembaga Fauna Flora Internasional juga di Aceh. Karenanya, blog ini banyak menyajikan informasi seputar lingkungan hidup di ranah Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Diaku peblognya dalam slogan blog ini: Melihat Aceh dari Aceh

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes