subscribe to the RSS Feed

Wednesday, March 10, 2010

Pertamina, Kuda Laut vs Gurita

Posted by Syam on December 28, 2009

sepasang kuda laut mengapit bintang (logo pertamina lama) dan gurita versi kartun

Bukan karena latah lantaran issue korupsi sedang trendi di negeri ini, maka dusunlaman mengangkat tema korupsi pada tulisan kali ini! Tapi mengangkat derajad BUMN macam Pertamina menjadi sebuah perusahaan tingkat dunia pasti selalu gagal bila tak bersih dari korupsi.

Bukan semata karena sedang ngikut kontes blog maka dusunlaman jor-joran membicarakan Pertamina. Lagi pula bisa jadi tak akan menang jika isinya hanya protas-protes. Ini bukan kontes kecantikan, ha ha! Alasan pentingnya adalah… membicarakan Pertamina artinya juga membicarakan Prabumulih. Sudah berjuta barel minyak dan entah berapa milyar metrik kubik gas alam disedot dari kota kecil ini.

Sebuah tulisan sebelumnya, Pertamina, BUMN Sapi Perah, ditulis sebagai pertanyaan apakah perusahaan minyak dan gas negara ini gagal berjaya di tingkat internasional karena diperah untuk kepentingan kelompok penguasa?

Buku kontroversial “Membongkar Gurita Cikeas” yang ditulis George J. Aditjondro, menyebutkan SBY memobilisasi dana kampanye melalui 7 BUMN dan semua komisarisnya menjadi tim sukses Parta Demokrat dalam Pemilu lalu. Dusunlaman tak yakin apakah Pertamina tersebut di dalamnya, belum membaca. Buku yang sudah menghilang dari pasaran.

Tapi isyu korupsi, kolusi, dan nepotisme sendiri sudah sejak lama menggurita di tubuh BUMN yang dulu berlogo sepasang kuda laut ini. Jauh sebelum Cikeas menjadi terkenal. Istana masih ada di tangan Cendana. Siapa saja mereka? Silakan lihat tabel daftar rekanan pertamina yang ternyata didominasi linkar cendana.

Sebagai bahan bahan tambahan silakan baca artikel sumber yang digunakan dusunlaman, Rezeki Kakap di Perut Sapi Perah Bernama Pertamina.

Salah satunya adalah rekanan Pertamina yang dekat dengan issue KKN adalah PT Ustraindo Petrogas, milik Ny Siti Hardiyanti Rukmana (Tutut Soharto). Rekanan Pertamina berstatus Technical Assistance Contract (TAC) adalah alat Tutut untuk menguasai ladang migas Pertamina di 4 lapangan minyak yang sebelumnya dikelola Pertamina. Lapangan Mundu-Jatibarang, Jawa Barat (Unit Eksplorasi III), Pulau Bunyu (Kal-Tim), dan Prabumulih serta Pendopo Sumatra Selatan (UEP II).

Keempat sumur ini bermasalah, dan dicorengi dugaan korupsi yang menyeret nama Ginanjar Kartasasmita dan Faisal Abdaoe.

Pada Pertamina, dalam konteks kekinian, sebagai sang kuda laut, dia harus bisa melawan gurita. Bila praktik korupsi dan perkoncoan tak disikat bersih dari BUMN, misalnya Pertamina, alih-alih menyejahterakan rakyat, untuk menjadi sebuah perusahaan kelas dunia juga jauh panggang dari api.

Kerja keras adalah energi kita yang menjadi slogan Pertamina, harus bisa menjawab ini! Kalau tidak, tetaplah jadi perusahaan sakit gigi. * * *

Anda Mengecewakan, Mr. President!

Posted by Syam on November 23, 2009

Anda Mengecewakan, Mr. President!

Ikhlaskan saya tidak memilih anda pada Pilpres lalu. Toh, tanpa satu suara saya, tak urung anda menang. Tidak juga pilih yang lainnya. Tapi saya tak percaya dengan pendapat konyol, bahwa warga negara yang tidak memilih berarti kehilangan hak untuk merasa dikecewakan.

Ditunggu-tunggu dinanti-nanti. Tapi. Pidato penyelesaian masalah bank Century dan Kasus Chandra-Bibit, tidak jelas substansinya, membingungkan, tidak tampak tegas. Mungkin saya (dan rakyat Indonesia lainnya) terlalu berharap banyak, over-estimated, pada akhirnya anda akan tegas menyerukan tangkap itu pencuri uang rakyat!

Tapi tidak. Tidak sama sekali. Tapi kekewaan ini mungkin percuma, karena anda belum tentu baca blog! Wong, Departemen Komunikasi dan Informatika saja sempat-sempatnya memblokir salah satu sangkar blog (blogger.com a.k.a blogspot.com). berita terkait juga bisa dibaca di sini.

parodi logo bank century setelah naik issue cicak vs buaya. Dusunlaman tidak tahu siapa creatornya, tapi image ini diambil dari http://2.bp.blogspot.com/

parodi logo bank century setelah naik issue cicak vs buaya. Dusunlaman tidak tahu siapa creatornya, tapi image ini diambil dari http://2.bp.blogspot.com/

*Catatan tambahan:
Ternyata yang bingung bukan cuma saya. Malah bisa juga salah tanggap. :( (
* Pengacara bingung
* Tim 8 juga bingung
* Apalagi Chandra, perlu 2-3 hari mungkin baru dia mengerti
* Di Mabes Polri pun Penonton Kecewa
* Pengacara Bibit-Chandra saja bingung
* Apalagi Pendukung Bibit-Chandra
* Dan, pasti banyak lagi. Yang di atas baru dari sedikit sumber yang saya baca.

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes